Minggu, 29 September 2013

FITUR LAYOUT TELEMATIKA

Perkembangan jaringan komputer dalam proses telematika

Perkembangan jaringan komputer sebagai sarana yang digunakan dalam proses telematika sangan dirasakan penting pengaruhnya dalam kehidupan masyarakat global. tanpa jaringan komputer kita tidak mungkin bisa terhubung dengan masyarakat global yang ada di belahan bumi lain dengan cepat dan efisien. bisa berbagi informasi, jejaring sosial, bisnis, edukasi dll secara global adalah bentuk nyata dari hasil jaringan komputer sebagai sarana proses telekomunikasi.
Perkembangan jaringan komputer tidaklah luput dari semakin besarnya keinginan masyarakat global untuk mendapatkan informasi secara cepat dan bagaimana memudahkan aktifitas mereka sehari-hari. dimulai dari teknologi telepon genggam yang mengalami perubahan yang sangat signifikan dari waktu ke waktu seperti Advanced Mobile Phone Services (AMPS), 1G, 2G, 3G, 3,5 G dan sampai sekarang sudah mencapai 4G. dan masih banyak lagi teknologi lainya yang berhubungan dengan telepon seluler. yang kesemuanya ditujukan untuk mempermudah dalam berkomunikasi.
Surat kabar, buku, radio dan telelvisi sudah merupakan bagian kehidupan sehari-hari bagi sebagian besar masyarakat Indonesia. Dengan bertambah canggihnya teknolgi mikroelektronika, fax dan komputer akan mengambil porsi yang cukup besar dalam dunia informasi di Indonesia. Lima tahun yang lalu, nomor telepon di perkantoran yang khusus digunakan untuk fax masih sangat langka. Saat ini, nomor telepon fax sudah merupakan hal yang lazim digunakan di perkantoran. Hal ini menunjukkan bahwa informasi memegang peranan dalam beberapa bidang penting, seperti bidang usaha, industri dan pendidikan.
Kelancaran proses alih informasi dan pengolahan data akan sangat membantu perkembangan dunia usaha, industri dan pendidikan untuk banyak hal. Proses alih informasi dan pengolahan data akan lebih cepat jika berlangsung antar komputer dibandingkan dengan fax. Dengan demikian, bukan hal yang tidak mungkin jika saluran khusus untuk komunikasi antarkomputer (lebih dikenal sebagai jaringan komputer) merupakan hal yang lazim di masa mendatang.
Untuk memungkinkan komunikasi antarkomputer, prasarana jaringan komputer meliputi wilayah luas perlu dikembangkan. Beberapa alternatif telah dicoba dikembangkan, seperti SKDP (PT Telkom) dan tak lama lagi di beberapa daerah kecil akan beroperasi sistem ISDN (juga dikelola oleh PT Telkom). Alternatif lain yang cukup menarik untuk dikaji adalah jaringan komputer paket radio yang saat ini digunakan oleh tidak kurang dari 2400 orang di seluruh Indonesia, dengan komposisi pengguna sebagai berikut: 69 persen pengguna di perguruan tinngi, 18 persen pengguna di lembaga pemerintah, 4 persen pengguna di lembaga pemerintahan, 4 persen pengguna di lembaga swadaya masyarakat (LSM), dan 5 persen pengguna berada di industry / badan komersial. Teknologi yang digunakan pada jaringan komputer merupakan perkembangan teknologi SKDP (PT Telkom). Protokol AX.25 digunakan pada link layer, yang merupakan perkembangan protokol X.25 (SKDP). Diatas protokol AX.25, digunakan protokol (Internet Protokol) yang memungkinkan integrasi berbagai jenis komputer ke dalam jaringan. Adapun aplikasi utama yang dijalankan dalam jaringan komputer ini adalah :
·      Surat elektronik
·      Diskusi / konferensi secara elektronik
·      Pengiriman berkas / file secara elektronik
·      Akses pada distributed database dan
·      Fasilitas talknet untuk kerja pada komputer yang berjauhan.
Satu hal yang membedakan aplikasi jaringan komputer dengan teknologi lainnya adalah tidak adanya batasan dimensi ruang dan waktu. Sebagai contoh, diskusi / seminar / konferensi secara elektronik dapat berlangsung kapan saja, di mana saja bahkan tidak terikat pada batas-batas negara. Globalisasi sangat terasa dengan adanya jaringan komputer. Tata cara komunikasi merupakan faktor penting pada pengkaitan jaringan komputer lokal di gedung-gedung. Pemilihan tata cara komunikasi dilakukan dengan memperhitungkan kompatibilitas dengan cara komnukasi yang umum digunakan. Saat ini, tata cara komunikasi TCP / IP merupakan standar yang digunakan di jaringan-jaringan komputer lokal di gedung-gedung.
TCP / IP mulai dikembangkan sekitar sepuluh tahun lalu atas biaya angkatan bersenjata Amerika Serikat. TCP / IP mengatur pengkaitan berbagai komputer dalam jaringan yang terkait wilayah luas tanpa tergantung pada jenis saluran fisik yang digunakan. Keandalan jaringan diawasi secara seksama selama prosees komunikasi berlangsung. Berbagai penggunaan, seperti pengiriman surat elektronik dan file antarkomputer dapat dilakukan dengan mudah menggunakan TCP / IP. Jelas bahwa proses pengembangan jaringan komputer wilayah luas akan sangat dipermudah dengan mengadopsi tata cara komunikasi standar seperti TCP/IP. TCP/IP saat ini tengah giat dipelajari dan dikembangkan, antara lain di Computer Network Research Group, PAU Mikroelektronika ITB. Keterangan cukup lengkap, berupa buku dan file di disket komputer, source code perangkat TCP / IP dapat diperoleh secara nonkomersial dari lembaga tersebut. Perangkat lunak beserta source code (file program) TCP/IP untuk komputer mikro dapat diperoleh secara nonkomersial untuk penggunaan di dunia pendidikan dan amatir radio. Pengembangan perangkat lunak ini tengah dilakukan di lembaga tersebut untuk membuka kemungkinan pengkaitan jaringan komputer lokal di berbagai gedung perkantoran menggunakan radio.
Perkembangan teknologi wirelles yang meliputi hardware dan sistem informasi 
Algoritma penjadualan (scheduling algorithm). Dengan metode akses kompetisi, maka layanan seperti Voice over IP atau IPTV yang tergantung kepada Kualitas Layanan (Quality of Service) yang stabil menjadi kurang baik. Sedangkan pada WiMax, dimana digunakan algoritma penjadualan, maka bila setelah sebuah terminal mendapat garansi untuk memperoleh sejumlah sumber daya (seperti timeslot), maka jaringan nirkabel akan terus memberikan sumber daya ini selama terminal membutuhkannya.
Standar WiMax pada awalnya dirancang untuk rentang frekuensi 10 s.d. 66 GHz. 802.16a, diperbaharui pada 2004 menjadi 802.16-2004 (dikenal juga dengan 802.16d) menambahkan rentang frekuensi 2 s.d. 11 GHz dalam spesifikasi. 802.16d dikenal juga dengan fixed WiMax, diperbaharui lagi menjadi 802.16e pada tahun 2005 (yang dikenal dengan mobile WiMax) dan menggunakan orthogonal frequency-division multiplexing (OFDM) yang lebih memiliki skalabilitas dibandingkan dengan standar 802.16d yang menggunakan OFDM 256 sub-carriers. Penggunaan OFDM yang baru ini memberikan keuntungan dalam hal cakupang, instalasi, konsumsi daya, penggunaan frekuensi dan efisiensi pita frekuensi. WiMax yang menggunakan standar 802.16e memiliki kemampuan hand over atau hand off, sebagaimana layaknya pada komunikasi selular.
Banyaknya institusi yang tertarik atas standar 802.16d dan .16e karena standar ini menggunakan frekuensi yang lebih rendah sehingga lebih baik terhadap redaman dan dengan demikian memiliki daya penetrasi yang lebih baik di dalam gedung. Pada saat ini, sudah ada jaringan yang secara komersial menggunakan perangkat WiMax bersertifikasi sesuai dengan standar 802.162.
Spesifikasi WiMax membawa perbaikan atas keterbatasan-keterbatasan standar WiFi dengan memberikan lebar pita yang lebih besar dan enkripsi yang lebih bagus. Standar WiMax memberikan koneksi tanpa memerlukan Line of Sight (LOS) dalam situasi tertentu. Propagasi Non LOS memerlukan standar .16d atau revisi 16.e, karena diperlukan frekuensi yang lebih rendah. Juga, perlu digunakan sinyal muli-jalur (multi-path signals), sebagaimana standar 802.16n.
Selain itu, dapat melayani baik para pengguna dengan antena tetap (fixed wireless) misalnya di gedung-gedung perkantoran, rumah tinggal, toko-toko, dan sebagainya, maupun yang sering berpindah-pindah tempat atau perangkat mobile lainnya. Mereka bisa merasakan nikmatnya ber-Internet broadband lewat media ini. Sementara range spektrum frekuensi yang tergolong lebar, maka para pengguna tetap dapat terkoneksi dengan BTS selama mereka berada dalam range frekuensi operasi dari BTS.
Sistem kerja MAC-nya (Media Access Control) yang ada pada Data Link Layer adalah connection oriented, sehingga memungkinkan penggunanya melakukan komunikasi berbentuk video dan suara. Siapa yang tidak mau, ber-Internet murah, mudah, dan nyaman dengan kualitas broadband tanpa harus repot-repot. Anda tinggal memasang PCI card yang kompatibel dengan standar WiMAX, atau tinggal membeli PCMCIA (Personal Computer Memory Card International Association) yang telah mendukung komunikasi dengan WiMAX. Atau mungkin Anda tinggal membeli antena portabel dengan interface ethernet yang bisa dibawa ke mana-mana untuk mendapatkan koneksi Internet dari BTS untuk fixed wireless.
 Hardware yang digunakan pada wireless
a.       Hardware Access Point + plus
Perangkat standard yang digunakan untuk access point. Access Point dapat berupa perangkat access point saja atau dengan dual fungsi sebagai internal router.

b.      PCMCIA Adapter
Alat ini dapat ditambahkan pada notebook dengan pada PCMCIA slot. Model PCMCIA juga tersedia dengan tipe G atau double transmit.

c.       USB Wireless Adaptor
Alat ini mengambil power 5V dari USB port. Untuk kemudahan USB WIFI adapter dengan fleksibel ditempatkan bagi notebook dan PC.

d.      USB Add-on PCI slot
Perangkat ini umumnya diberikan bersama paket mainboard untuk melengkapi perangkat WIFI pada sebuah computer. Sama kemampuannya dengan PCI card wireless network tetapi mengunakan jack USB internal pada mainboard termasuk pemakaian power diambil dari cable tersebut.


e.       Mini PCI bus adapter
PCImini bus adalah slot PCI yang disediakan pada notebook dan pemakai dapat menambahkan perangkat seperti WIFI adaptor didalam sebuah notebook.


f.       PCI card wireless network
PCIcard Wireless network dapat juga berupa sebuah card WIFI yang ditancapkan pada slot computer atau dengan mengambil power dari USB tetapi dipasangkan pada PCI slot. Perangkat Wireless network dapat juga diaktifkan menjadi Access point. Perangkat jenis PCI card dipasangkan permanen pada sebuah desktop PC.


Software yang digunakan pada wireless
a.       Wireless Wizard
Meningkatkan keandalan dan penggunaan dari setiap WiFi, WiMAX, LTE, 3G atau jaringan data nirkabel.
b.      Easy wifi radar
Untuk menemukan dan terhubung untuk membuka jalur akses nirkabel dengan mouseclick tunggal. Terhubung ke hotspot gratis tanpa kerumitan.
c.       Advanced port scanner
Dapat memindai port sangat cepat, berisi deskripsi untuk port umum, dan dapat melakukan scan pada rentang port yang telah ditentukan.
Gambar fitur layout telematika
Pada dasarnya, fitur layout telematika terbagi 6 macam fitur layanan antara lain :

1. Head Up Display System
Head Up Display (HUD) merupakan sebuah tampilan transparan yang menampilkan data tanpa mengharuskan penggunanya untuk melihat ke arah yang lain dari sudut pandang biasanya. Asal nama dari alat ini yaitu pengguna dapat melihat informasi dengan kepala yang terangkat (head up) dan melihat ke arah depan daripada melihat ke arah bawah bagian instrumen. Walaupun HUD dibuat untuk kepentingan penerbangan militer (kayaknya jaman dulu sampe sekarang teknologi itu dipakai militer dulu baru di kasih ke orang sipil, trus kapan orang sipil bisa punya teknologi?), sekarang HUD telah digunakan pada penerbangan sipil, kendaraang bermotor dan aplikasi lainnya.

2. Tangible User Interface
Tangible User Interface, yang disingkat TUI, adalah antarmuka dimana seseorang dapat berinteraksi dengan informasi digital lewat lingkungan fisik. Nama inisial Graspable User Interface, sudah tidak lagi digunakan. Salah satu perintis TUI ialah Hiroshi Ishii, seorang profesor di Laboratorium Media MIT yang memimpin Tangible Media Group. Pandangan istimewanya untuk tangible UI disebut tangible bits, yaitu memberikan bentuk fisik kepada informasi digital sehingga membuat bit dapat dimanipulasi dan diamati secara langsung.

3. Computer Vision
Computer Vision (komputer visi) merupakan ilmu pengetahuan dan teknologi dari mesin yang melihat. Dalam aturan pengetahuan, komputer visi berhubungan dengan teori yang digunakan untuk membangun sistem kecerdasan buatan yang membutuhkan informasi dari citra (gambar). Data citranya dapat dalam berbagai bentuk, misalnya urutan video, pandangan deri beberapa kamera, data multi dimensi yang di dapat dari hasil pemindaian medis.

4. Browsing Audio Data
Browsing Audio Data merupakan metode browsing jaringan yang digunakan untuk browsing video / audio data yang ditangkap oleh sebuah IP kamera. Jaringan video / audio metode browsing mencakupi langkah-langkah sebagai berikut :

a. Menjalankan sebuah program aplikasi komputer lokal untuk mendapatkan kode
identifikasi yang disimpan dalam kamera IP
b. Transmisi untuk mendaftarkan kode identifikasi ke DDNS ( Dynamic Domain Name
Server) oleh program aplikasi
c. Mendapatkan kamera IP pribadi alamat dan alamat server pribadi sehingga pasangan
IP kamera dan kontrol kamera IP melalui kamera IP pribadi alamat dan alamat
server pribadi
d. Compile ke layanan server melalui alamat server pribadi sehingga untuk
mendapatkan video / audio data yang ditangkap oleh kamera IP, dimana server
layanan menangkap video / audio data melalui Internet.

5. Speech Recognition
Dikenal juga dengan pengenal suara otomatis (automatic speech recognition) atau pengenal suara komputer (computer speech recognition). Merupakan salah satu fitur antarmuka telematika yang merubah suara menjadi tulisan (hebat, padahal kalo lagi di dikte sama dosen juga kita bisa ngubah suara jadi tulisan). Istilah ‘voice recognition’ terkadang digunakan untuk menunjuk ke speech recognition dimana sistem pengenal dilatih untuk menjadi pembicara istimewa, seperti pada kasus perangkat lunak untuk komputer pribadi, oleh karena itu disana terdapat aspek dari pengenal pembicara, dimana digunakan untuk mengenali siapa orang yang berbicara, untuk mengenali lebih baik apa yang orang itu bicarakan. Speech recognition merupakan istilah masukan yang berarti dapat mengartikan pembicaraan siapa saja.

6. Speech Synthesis
Speech synthesis merupakan hasil kecerdasan buatan dari pembicaraan manusia. Komputer yang digunakan untuk tujuan ini disebut speech syhthesizer dan dapat diterapkan pada perangkat lunak dan perangkat keras. Sebuah sistem text to speech (TTS) merubah bahasa normal menjadi pembicaraan.

Penggambaran Fitur Layout Telematika

Referensi : 
http://punyafadly.blogspot.com/2012/11/tugas-2-pengantar-telematika.html
http://david-laisina.blogspot.com/2012/01/jelaskan-gambarkan-fitur-layout.html


Definisi Telematika

Kata telematika berasal dari istilah dalam bahasa Perancis telematique, yang atinya adalah sebuah gabungan sistem jaringan komunakisa dan teknologi informasi ( Telecomunication and Informatics ) sebagai wujud dari perpaduan konsep computing and communication . Istilah telematika juga dikenal sebagai ( The New Hybrid Technology ) yang lahir karena perkembangan teknologi digital. Istilah telematikan juga merujuk pada hakekat cyberspace, yaitu sebagai suatu sistem elektronik yang lahir dari perkembangan dan konvergensi telekomunikasi, media dan informatika. Istilah
Teknologi Informasi itu sendiri merujuk pada perkembangan teknologi perangkat-perangkat pengolah informasi. Perkembangan ini memicu perkembangan teknologi telekomunikasi dan informatika menjadi semakin terpadu atau populer dengan istilah konvergensi. Semula Media masih belum menjadi bagian integral dari isu konvergensi teknologi informasi dan komunikasi pada saat itu. Belakangan baru disadari bahwa penggunaan sistem komputer dan sistem komunikasi ternyata juga menghadirkan Media Komunikasi baru. Lebih jauh lagi istilah TELEMATIKA kemudian merujuk pada perkembangan konvergensi antara teknologi telekomunikasi, media dan informatika yang semula masing-masing berkembang secara terpisah. Konvergensi TELEMATIKA kemudian dipahami sebagai sistem elektronik berbasiskan teknologi digital atau {the Net}.
Dalam perkembangannya istilah Media dalam TELEMATIKA berkembang menjadi wacana multimedia. Hal ini sedikit membingungkan masyarakat, karena istilah Multimedia semula hanya merujuk pada kemampuan sistem komputer untuk mengolah informasi dalam berbagai medium. Adalah suatu ambiguitas jika istilah TELEMATIKA dipahami sebagai akronim Telekomunikasi, Multimedia dan Informatika. Secara garis besar istilah Teknologi Informasi (TI), Telematika, Multimedia, maupun Information and Communication Technologies (ICT) mungkin tidak jauh berbeda maknanya, namun sebagai definisi sangat tergantung kepada lingkup dan sudut pandang pengkajiannya.
Contoh dari hasil telematika yang paling populer adalah Internet. Dengan Internet semua masyarakat di dunia dapat berkomunikasi dengan teknologi informasi yaitu komputer / laptop dengan cangkupan yang sangat luas. Selain Internet, hasil dari perkembangan telematika yang sedang di kembangkan saat ini adalah GPS ( Global Positioning Satellite ). Beberapa perusahaan besar produsen mobil telah memasang GPS sebagai fitur dari produk mereka. Guna dari GPS disini adalah sebagai alat navigasi yang dapat membantu para pengendara.
Sebenarnya dahulu GPS digunakan untuk keperluan militer yang di kembangkan oleh Departemen Pertahanan Amerika Serikat dengan nama NAVSTAR GPS, tapi seiring perkembangan teknologi GPS sudah mampu membantu penggunanya selain didalam bidang militer.


Media Komunikasi Yang Digunakan ?

Media yang digunakan dalam telematika hardware atau perangkat keras yang berguna sebagai pengirim dan penerima data, satelit digunakan sebagai sarana telematika kegunaan  Satelit komunikasi menerima sinyal yang dipancarkan ke arahnya dari Bumi, dan mengirimkannya ke tempat lain, Komputer, Telephone, Handphone, Smartphone, Televisi, Radio, jaringan Internet, Global Positioning System (GPS)


Perkembangan Telematika 

perkembangan telematika sebelum internet muncul Ada beberapa tonggak perkembangan teknologi yang secara nyata memberi sumbangan terhadap perkembangan Telematika hingga saat ini. Pertama yaitu temuan telepon oleh Alexander Graham Bell pada tahun 1875. Temuan ini kemudian berkembang menjadi pengadaan jaringan komunikasi dengan kabel yang meliputi seluruh daratan Amerika, bahkan kemudian diikuti pemasangan kabel komunikasi trans-atlantik. Jaringan telepon ini merupakan infrastruktur masif pertama yang dibangun manusia untuk komunikasi global. Memasuki abad ke-20, tepatnya antara tahun 1910-1920, terwujud sebuah transmisi suara tanpa kabel melalui siaran radio AM yang pertama. Komunikasi suara tanpa kabel ini pun segera berkembang pesat. Kemudian diikuti pula oleh transmisi audio-visual tanpa kabel, yang berwujud siaran televisipada tahun 1940-an. Komputer elektronik pertama beroperasi pada tahun 1943. Lalu diikuti oleh tahapan miniaturisasi komponen elektronikmelalui penemuan transistor pada tahun 1947 dan rangkaian terpadu (integrated electronics) pada tahun 1957.
Perkembangan teknologielektronika, yang merupakan cikal bakal Telematika saat ini, mendapatkan momen emasnya pada era Perang Dingin. Persaingan IPTEK antara blok Barat (Amerika Serikat) dan blok Timur (dulu Uni Soviet) justru memacu perkembangan teknologi elektronika lewat upaya miniaturisasi rangkaian elektronik untuk pengendali pesawat ruang angkasa maupun mesin-mesin perang. Miniaturisasi komponen elektronik, melalui penciptaan rangkaian terpadu, pada puncaknya melahirkan mikroprosesor. Mikroprosesor inilah yang menjadi ‘otak’ perangkat keras komputer dan terus berevolusi sampai saat ini. Perangkat telekomunikasi berkembang pesat saat teknologi digital mulai digunakan menggantikan teknologi analog. Teknologi analog mulai terasa menampakkan batas-batas maksimal pengeksplorasiannya. Digitalisasi perangkat telekomunikasi kemudian berkonvergensi dengan perangkat komputer yang sejak awal merupakan perangkat yang mengadopsi teknologi digital. Produk hasil konvergensi inilah yang saat ini muncul dalam bentuk telepon seluler.
Di atas infrastruktur telekomunikasi dan komputasi ini kandungan isi (content) berupa multimedia mendapatkan tempat yang tepat untuk berkembang. Konvergensi telekomunikasi – komputasi multimedia inilah yang menjadi ciri abad ke-21, sebagaimana abad ke-18 dicirikan oleh revolusi industri. Bila revolusi industri menjadikan mesin-mesin sebagai pengganti ‘otot’ manusia, maka revolusi digital (karena konvergensi telekomunikasi – komputasi multimedia terjadi melalui implementasi teknologi digital) menciptakan mesin-mesin yang mengganti (atau setidaknya meningkatkan kemampuan) ‘otak’ manusia.

perkembangan telematika setelah internet muncul
Teknologi Digital yang merupakan dasar dari teknologi Intenet memiliki kelebihan sebagai medium komunikasi, dibanding teknologi yang berdasar analog. seperti televisi, radio dan koran cetak. Kelebihan tersebut antara lain: adanya interaksi, pergantian isi pesan dapat dilakukan dengan cepat dan isi pesan dapat berupa teks, gambar, video danInternet masuk ke Indonesia pertama kali tahun 1990 melalui perantara Wikipedia.com, meskipun sejarah internet sudah ada sejak tahun 70-an. Sebelum masuk ke kawasan Asia, tentu internet telah menjelajah benua lainnya seperti Eropa dan telah meninggalkan jejak EuropaNET dan EBONE. Awal kemunculannya di Indonesia tidak begitu terkenal, para pemakai internet pun masih bersifat terbatas hanya pada kategori hobby. Namun pada perkembangannya mulai muncul ide untuk membangun infrastruktur telekomunikasi internet.
Sekitar tahun 1994 dioperasikan IndoNet sebagai ISP pertama di Indonesia yang bisa dikata sebagai trobosan yang berani, karena saat itu POSTEL kurang mengetahui celah dari internet. Pada tahun 1995, pengguna internet dapat mengakses dengan menggunakan HTTP, dimana Clarissa menjadi provider Indonesia yang memberikan jasa akses Telbet ke luar negeri.
Pada 1988, salah satu perusahaan Inggris (CIX) menawarkan E-mail dan Newsgroup kepada Indonesia dan sekaligus menawarkan jasa HTTP dan FTP. Pada tahun 1989 kembali perusahan AS menawarkan hal serupa. Berkat adanya tawaran tersebut pengguna internet di Indonesia mengalami peningkatan.  Semua kemudahan yang diberikan tak lepas dari teknologi jaringan internet itu sendiri. Konsep global village yang dikemukakan Mc Luhan menyatakan bahwa suatu saat nanti informasi sangat terbuka dan dapat di akses semua orang. Global village terjadi karena adanya penyebaran informasi yang cepat di masyarakat, penyebarannya pun menggunakan teknologi informasi dan komunikasi. Seiring berjalannya waktu konsep ini kembali menjadi trend di masa kini, yaitu teknologi komunikasi (internet). Konsep yang diusung global village ternyata membawa dampak dalam perkembangannya. Dampak positif yang kita rasakan ketika dapat mengetahui kabar seseorang di tempat lain, atau berkomunikasi dengan orang yang jaraknya sangat jauh dengan kita. Adapun dampak negatifnya yaitu kita menjadi “pecandu” internet yang lebih sibuk di dunia maya dibandingkan dengan dunia nyata.
Digital Divide adalah hal yang selalu berkembang seiring dengan berjalannya waktu dan sifatnya berlapis, keberadaanya dibagi menjadi 2 kubu yang memiliki argument berbeda. Yang pertama menjelaskan bahwa kesenjangan digital akan memudar seiring dengan waktu, yang kedua justru berpendapat bahwa digital devide akan terus ada sesuai dengan pengindikasian yang stabil. Perbedaan ini membuat digital divide berada pada wilayah kesenjangan yang baik/tidak dan dapat diatasi/tidak. Selanjutnya adalah information superhighway, media yang memungkinkan kecepatan informasi untuk menerima data, video, dll.  Internet memiliki fungsi yang spektakuler dalam membantu kehidupan manusia. Dengan menggunakan internet, kita dapat berkomunikasi dengan orang yang jaraknya jauh hanya dengan menggunakan kemudahan yang disediakan internet, baik secara face to face atau tidak. Tidak hanya itu, berbagai informasi, berita, film, musik, dan lainnya dapat dinikmati dari internet tentunya dengan menggunakan situs website yang sesuai. Selain bisa mendapatkan informasi, kita juga dapat memasukan informasi yang bermanfaat bagi orang lain dengan menggunakan blog yang tersedia.
Saat ini, internet dapat menjadi lahan bisnis yang menguntungkan banyak produsen dari suatu produk dengan melakukan pemasaran menggunakan media internet. Berbagai manfaat ini pun tidak hanya dirasakan masyarakat, namun industri media juga merasakaannya. Mereka dapat mengakses berbagai informasi dengan cepat.

Dengan adanya telematika di indonesia, diharapkan pertukaran informasi dapat lebih mudah dan cepat.

Referensi : http://id.wikipedia.org/wiki/Telematika
                 http://yustianpriambodo.wordpress.com/2012/10/17/tugas-i-pengantar-telematika/

Jumat, 05 Juli 2013

Tugas Softskill 2

1.      5 Kalimat Efektif Dari Majalah dan Koran
a.       -    Desainnya buat dibuat khusus agar nyaman digunakan. (What Hi*Fi?, edisi Juni 2011, halaman 31)
-          Desainnya dibuat khusus agar nyaman digunakan.
b.      – Berikutnya kami ajak anda untuk berkenalan dengan jajaran anyar player blu-ray rilisan toshiba. (What Hi*Fi?, edisi Juni 2011, halaman 33)
-          Berikutnya kami mengajak anda untuk berkenalan dengan jajaran anyar player blu-ray rilisan toshiba.
c.       – Uang menggasak tas itu, pelaku langsung berlari ke rekannya yang menunggu diatas motor. (Poskota, Kamis 25 April 2013)
-          Setelah menggasak tas itu, pelaku langsung berlari ke rekannya yang menunggu diatas motor.
d.      – Segeralah berlangganan agar tak kehabisan! (What Hi*Fi?, edisi Juni 2011, halaman 82)
-          Segeralah berlangganan agar tidak kehabisan!
e.       – Dia jadi guru masih honorer alias masa percobaan. (Poskota, kamis 23 April 2013)
-          Dia menjadi guru masih honorer alias masa percobaan.
f.       – Padahal, jumlah penduduk Musi Rawas sendiri saat ini tak lebih dari 20.000an orang sementara luas wilayah itupun hanya 12.865km/persegi. (Harian Terbit, Rabu 1 Mei 2013)
-          Padahal, jumlah penduduk Musi Rawas sendiri saat ini tidak lebih dari 20.000an orang sementara luas wilayah itupun hanya 12.865km/persegi.
g.      – Suara agak hambar. (What Hi*Fi, edisi Juni 2011, halaman 53)
-          Suara sedikit hambar
h.      – Menanam terumbu karang itu enggak jauh beda dari menancapkan batang tanaman di tanah. (Kawanku, Kamis 2 Mei 2013)
-          Menanam terumbu karang itu tidak jauh beda dari menancapkan batang tanaman di tanah.
i.        – Putusan PT DKI Jakarta ini merupakan hasil dari banding yang diajukan tim jaksa penuntut umum Komisi Pemberantasan Korupsi dan pengacara Hartati. (Kompas, Nasional, 2 Mei 2013)
-          Keputusan PT DKI Jakarta ini merupakan hasil dari banding yang diajukan tim jaksa penuntut umum Komisi Pemberantasan Korupsi dan pengacara Hartati.
j.        – Kedua hal itu diimplementasikan menjadi lingkungan yang interaktif menghubungan antara sarana publik, komersial, serta rekreasi keluarga. (Kompas, Properti, 2 Mei 2013)
-          Kedua hal itu diimplementasikan menjadi lingkungan yang interaktif menghubungkan antara sarana publik, komersial, serta rekreasi keluarga.
2.      3 Kalimat yang Mengutamakan Bagian Kalimat Berupa Waktu dan Tempat
-          Keterangan Waktu
a.       Sejumlah ruas jalan di wilayah Jakarta, Rabu 1 Mei 2013 malam, tergenang air setelah diguyur hujan deras secara merata sejak siang. (Kompas, Megapolitan 2 Mei 2013)
b.      Kemacetan parah di beberapa lokasi juga berlangsung hingga Kamis 2 Mei 2013 dini hari. (Kompas, Megapolitan 2 Mei 2013)
c.       Tanggul Kali Krukut di Jalan Canadiyanti, Pela Mampang, Mampang Prapatan, juga dilaporkan jebol sekitar pukul 19.00 WIB. (Kompas, Megapolitan 2 Mei 2013)
-          Keterangan Tempat
a.       Genangan tinggi juga terjadi di kawasan Pondok Jaya Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, mencapai kedalaman 100 cm. (Kompas, Megapolitan 2 Mei 2013)
b.      Sementara itu, di Jalan Kemang Raya, Jakarta Selatan, tepatnya di depan gerai Kemchik, air menggenan setinggi 20-30 cm. (Kompas, Megapolitan 2 Mei 2013)
c.       Arus lalu lintas dari arah Ragunan masih mengular hingga lewat tengah malam.
3.      3 Kalimat yang Menunjukan Peristiwa yang Logis dan 3 Kalimat yang menunjukan penegasan dengan pengulangan kata
-          Peristiwa Logis
a.      Peristiwa itu bermula dari aktivitas jalan-jalan yang biasa dilakoni unta bersama pawangnya Abdullah.
b.      Unta itu tiba-tiba terkejut ketika seorang pekerja sirkus menjatuhkan kunci inggris.
c.       Suara kunci yang berdentam itu mengagetkan unta dan membuatnya lari kearah perempatan jalan yang ramai.
-          Penegasan
a.       Priyo mengatakan, DPR tidak punya kewenangan untuk menyetujui atau tidak menyetujui kenaikan harga BBM. (Kompas, Bisnis, Rabu 1 Mei 2013)
b.      Menurut Presiden, kenaikan harga BBM akan dilaksanakan jika DPR setuju. (Kompas, Bisnis, Rabu 1 Mei 2013)
c.       Wakil Ketua DPR Priyo Budi Santoso mengatakan, pemerintah melempar bola panas, termasuk resiko politik dari kenaikan harga BBM, ke DPR. (Kompas, Bisnis, Rabu 1 Mei 2013)
4.      5 Kalimat yang didalamnya terdapat pengulangan subjek kalimat yang tidak diperlukan
-          Setelah saya periksa ke dokter ternyata saya mengalami alergi yang disebabkan teh, kopi, wortel, cumi, udang, bandeng, susu, debu, kedelai, dan lain-lain. (Kompas, Female, 9 November 2012)
-          Tapi kelemahan saya, saya kurang percaya diri, minder, pemalu. (Kompas, Female, 13 November 2012)
-          Artinya, Anda menerima apapun kelebihan dan kekurangan yang melekat pada diri Anda selama ini. (Kompas, Female, 13 November 2012)
-          Hal apakah dari diri saya yang kurang disukai orang lain atau teman saya? (Kompas, Female, 13 November 2012)
-          Selama ini saya tidak pernah bermasalah dengan kulit saya. (Kompas, Female, 9 November 2012)
5.      Kalimat dengan variasi pembukaan :
a.      Frase keterangan tempat : Indonesia dinilai masih layak untuk penanaman modal. (Kompas, Selasa 27 November 2012, halaman 17)
b.      Frase keterangan waktu : Hari kamis lalu sehari setelah dipuji dunia karena berhasil memaksa Israel dan Hamas untuk melakukan gencatan senjata. (Kompas Tajuk Rencana, Selasa 27 November 2012, halaman 6).
c.       Frase keterangan cara : Itu pun mereka harus mengangkat kakinya ke atas kursi agar tidak terkena air. (Kompas, Megapolitan, 2 Mei 2013)
d.      Frase verbum

e.       Partikel penghubung : Kalau pemerintah tidak mau ambil keputusan, risiko ekonominya tanggung jawab pemerintah. (Kompas, Bisnis, Rabu 1 Mei 2013)

Berbahasa Sesuai dengan Ranah Pemakaiannya

Bahasa adalah salah satu bentuk budaya, juga merupakan suatu alat komunikasi manusia, baik dalam bentuk berupa lisan maupun tulisan yang memiliki fungsi, esensi, maksud dan kedudukan. Namun di Indonesia saat ini, penggunaan bahasa hampir tidak sesuai dengan ranah pemakaiannya. Seringkali kita jumpai masyarakat mencampurkan atau men-derivasi-kan dengan bahasa asing seperti bahasa Inggris. Misalnya sebagai contoh, di acara program TV, artis-artis yang diwawancarai seringkali memadukan antara bahasa asing dengan bahasa Indonesia dan terkadang bahasa prokem juga digunakan sehingga masyarakat pun banyak yang mengikuti gaya bicara seperti artis tersebut. Banyak juga terjadi pada anak-anak yang menggunakan bahasa prokem sebagai bahasa sehari-hari akibat acara-acara televisi yang terkadang tidak mendidik sehingga terjadi bergesernya tata krama antar orang tua dan anak. Terlebih lagi bahasa daerah kini semakin bergeser dan hampir tidak digunakan lagi, karena terlalu seringnya menyaksikan tayangan-tayangan kurang mendidik dan lingkungan sekitar di sinilah sangat dibutuhkan peran pendidik dan orangtua mengajarkan kepada anak untuk berbahasa sesuai dengan ranah pemakaiannya.
Jika kita mendiskusikan tentang bahasan ini lebih jauh, kita dapat melihat faktanya kini banyak anak yang mulai menganal kata-kata orang dewasa seperti kata “pacaran”, “cinta”, dan lain sebagainya yang belum mereka pahami apa makna sebenarnya dari kata-kata tersebut. Dan juga terkadang mereka menggunakan kata “Elu” dan “Gue” pada orang yang lebih tua termasuk pada orangtua mereka sendiri yang sebenarnya kata-kata tersebut dinilai kurang sopan untuk lawan bicara mereka tersebut. Hal ini terjadi karena banyaknya tayangan televisi yang mereka tonton yang kebanyakan memang diperuntukkan bagi remaja dan orang dewasa yang tayang pada jam-jam anak.

Pengaruh Globalisasi Terhadap Pengembangan Bahasa Indonesia
Globalisasi adalah suatu aktifitas, keputusan, atau kejadian yang terjadi di satu tempat di permukaan bumi yang secara signifikan menimbulkan dampak terhadap komunitas di permukaan bumi lainnya. Globalisasi tidak sama dengan internasionalisasi. Proses globalisasi tidak berdampak seragam secara spasial karena setiap Negara atau region atau daerah lokal tertentu memiliki karakteristik tersendiri. Oleh karena itu proses globalisasi akan menghasilkan daya tolak dalam bentuk proses regionalisasi atau lokalisasi

Jan Aart Scholte melihat bahwa ada beberapa definisi yang dimaksudkan orang dengan globalisasi:
Internasionalisasi: Globalisasi diartikan sebagai meningkatnya hubungan internasional. Dalam hal ini masing-masing negara tetap mempertahankan identitasnya masing-masing, namun menjadi semakin tergantung satu sama lain.
Liberalisasi: Globalisasi juga diartikan dengan semakin diturunkankan batas antar negara, misalnya hambatan tarif ekspor impor, lalu lintas devisa, maupun migrasi.
Universalisasi: Globalisasi juga digambarkan sebagai semakin tersebarnya hal material maupun imaterial ke seluruh dunia. Pengalaman di satu lokalitas dapat menjadi pengalaman seluruh dunia.
Westernisasi: Westernisasi adalah salah satu bentuk dari universalisasi dengan semakin menyebarnya pikiran dan budaya dari barat sehingga mengglobal.
Hubungan Transplanetari dan Suprateritorialitas: Arti kelima ini berbeda dengan keempat definisi di atas. Pada empat definisi pertama, masing-masing negara masih mempertahankan status ontologinya. Pada pengertian yang kelima, dunia global memiliki status ontologi sendiri, bukan sekadar gabungan negara-negara.


Sumber : http://ravi-vendra.blogspot.com/2013/07/penggunaan-bahasa-sesuai-ranah.html

Jumat, 14 Juni 2013

Tugas Softskill

Nama kel. : Amorezky hartami (10110616), Dimas andaru (12110023), dwita aiti utri (12110224)
1. Mengapa fungsi komunikasi bahasa disebut fungsi dasar ? Mengapa pula disebut fungsi utama ?
Bahasa disebut fungsi dasar karna pada dasarnya bahasa merupakan alat kita berkomunikasi, berinteraksi antar manusia satu sama lain sebagai alat mengekspresikan diri kita. Dengan bahasa juga kita lebih mengenal dunia maka dari itu bahasa sangat diperlukan sebagai dasar kita untuk mengenal dunia luar atai individu lain sebagai alat bersosialisasi. Dan mengapa juga bahasa disebut fungsi utama karena tanpa bahasa tentunya kita tidak dapat bersosialisasi atau beradaptasi dengan lingkungan sekitar kita, bahasa sebagai alat utama untuk kita bisa berkomunikasi atau sebagai contoh bila kita ingin bekerja di suatu perusahaan asing maka kemampuan bahasa asing kita tentu diutamakan karena kita sebagai orang Indonesia dan bila kita ingin berpergian ke luar negeri tentu kemampuan berbahasa yang baik dan benar sangat diutamakan sekali.


1.      2. Sebutkan 3 contoh alat komunikasi sosial yang bukan bahasa dan jelaskan fungsinya !
a)      Lonceng


Lonceng adalah suatu peralatan sederhana yang digunakanuntuk menciptakan bunyi. Bentuknya biasanya adalahsebuah tabung dengan salah satu sisi yang terbuka dan bergema saat dipukul. Alat untuk memukul dapat berupa pemukul panjang yang digantung di dalam lonceng tersebutatau pemukul yang terpisah. Menurut KBBI, loncengmemiliki dua pengertian, pertama lonceng adalah semacam bel yang dibunyikan untuk menentukan waktu ataumemberitahukan sesuatu, sedangkan pengertian yang kedua,lonceng adalah jam besar atau arloji. Lonceng-lonceng besar pada umumnya terbuat darilogam namun lonceng-lonceng kecil dapat pula terbuat dari keramik atau porselen.Dahulu lonceng digunakan untuk mengabarkan suatu berita kepada masyrakat dansebagai penanda waktu. Lonceng juga digunakan oleh umat Kristiani untuk memberitanda waktu beribadah, biasanya dibunyikan tiga kali, pada pukul 06.00. 12.00, dan18.00. Lonceng digunakan pertama kali dalam gereja Katolik sekitar tahun 400 masehi,dan dianggap diperkenalkan oleh Paulinus, Uskup Nola, sebuah kota di Campania, Italia.Penggunaannya menyebar luas dengan cepat dan tidak hanya digunakan untuk mengumpulkan umat dalam acara keagamaan, tetapi juga sebagai peringatan ketika ada bahaya.

b)      Kulkul


Kulkul adalah alat komunikasi tradisional masyarakat Bali, berupa alat bunyian yang umumnya terbuat dari kayu atau bambu dan benda peninggalan para leluhur. Di setiap organisasi tradisional di Bali terdapat setidaknya sebuah kulkul. Selain di Bali, Kulkul yang lazimnya disebut dengan kentongan terdapat hampir di seluruh pelosok kepulauan Indonesia.

Ø   Fungsi
Kulkul memunyai fungsi yang berkaitan erat dengan kegiatan banjar. Berikut merupakan beberapa fungsi dari kulkul:
a. Tanda Pertemuan Rutin
Masyarakat Bali biasanya melakukan pertemuan rutin sebulan sekali pada setiap banjar. Menjelang hari pertemuan, didahului dengan memukul kulkul dengan sebuah alat pemukul dari kayu. Suara kulkul akan terdengar sampai ke pelosok banjar. Suara tersebut merupakan panggilan kepada warga untuk segera berkumpul di tempat yang sudah disepakati bersama.
b. Tanda Pengerahan Tenaga Kerja
Selain sebagai tanda pertemuan, bunyi kulkul juga mengandung arti untuk pengerahan tenaga kerja. Pengerahan tenaga kerja tersebut ada yang sudah direncanakan, dan ada pula yang sifatnya mendadak. Contohnya gotong royong membersihkan desa, mempersiapkan upacara di pura bagi masyarakat Bali, dan mencuci barang-barang suci adalah bentuk-bentuk pengerahan tenaga kerja yang sudah direncanakan. Pengerahan diawali dengan terdengarnya suara kulkul, warga pun segera berkumpul dan bersama-sama melakukan aktivitas membersihkan desa. Sedangkan pengerahan tenaga kerja yang sifatnya mendadak umumnya menanggulangi kejadian yang tiba-tiba menimpa banjar. Kejadian itu dapat berupa kebakaran, banjir, orang mengamuk, dan pencuri. Bunyi kulkul terdengar cepat dan panjang. Ini sebagai isyarat supaya warga segera datang atau berjaga-jaga karena ada bahaya mengancam.
c. Tanda Gejala Alam
Di samping sebagai tanda pertemuan rutin dan pengeran tenaga kerja, kulkul sering kali digunakan ketika terjadi gejala alam seperti gerhana bulan yang akan disambut oleh seluruh banjar dengan membunyikan kulkul. Masyarakat Bali berkeyakinan bahwa gerhana bulan terjadi karena bulan dimangsa oleh Kalarau. Bunyi kulkul yang menggema di seluruh Bali akan menghilangkan konsentrasi Kalarau sehingga ia akan melepaskan bulan kembali.

c)      Bedug



Bedug adalah alat musik tabuh seperti gendang. Bedugmerupakan instrumen musik tradisional yang telah digunakansejak ribuan tahun lalu, yang memiliki fungsi sebagai alatkomunikasi tradisional, baik dalam kegiatan ritualkeagamaan maupun politik. Di Indonesia, sebuah bedug biasadibunyikan untuk pemberitahuan mengenai waktu salat atausembahyang. Bedug terbuat dari sepotong batang kayu besar atau pohon enau sepanjang kira-kira satu meter atau lebih. Bagian tengah batangdilubangi sehingga berbentuk tabung besar. Ujung batang yang berukuran lebih besar ditutup dengan kulit binatang yang berfungsi sebagai membran atau selaput gendang.Bila ditabuh, bedug menimbulkan suara berat, bernada khas, rendah, tetapi dapatterdengar sampai jarak yang cukup jauh.

3   Bahasa Indonesia mempunyai empat jenis definisi, yaitu definisi nominal, formal, operasional, dan luas. Jelaskan ke 4 jenis definisi tersebut dan tuangkan jawabannya dalam sebuah teks dengan topik Teknologi Informasi atau yang terkait dengan bidang studi kalian. Tulisan dibuat secara singkat dan jelas!
·         Definisi Nominal:  Definisi ini biasa digunakan dalam kamus. Dalam definisi ini suatu kata dibatasi dengan kata lain yang merupakan sinonimnya (padanan), lalu dengan terjemahannya atau menunjukkan asal katanya (etimologi), atau dengan asal-usul sebuah kata.
Contoh :
-          Alat komunikasi adalah handphone
-         Computer sekarang lebih berkembang dengan ukurannya yang lebih kecil yaitu computer jinjing atau laptop
-          Mozilla dan google chrome merupakan browser

·         Definisi Formal: Disebut juga definisi terminologis, yaitu definisi yang disusun berdasarkan logika formal yang terdiri tiga unsur. Ketiga unsur tersebut harus tapak dalam definiens. Struktur formal diawali dengan klasifiksi, diikuti dengan menentukan kata yang akan dijadikan definiendum, dilanjutkan dengan menyebutkan genus, dan diakhiri dengan menyebutkan kata-kata atau deskripsi pembeda. Pembeda harus lengkap dan menyeluruh sehingga benar-benar menunjukan pengertian yang sangat khas dan membedakan pengertian dari kelas lain.
Contoh :
-    HTML atau Hyper Text Markup Language merupakan adalah bahasa dari Worl Wide Web (www) yang dipergunakan utntuk menyusun dan membentuk dokumen agar dapat ditampilkan pada program web browser.
-  Website adalah halaman informasi yang disediakan melalui jalur internet sehingga bisa diakses di seluruh dunia selama terkoneksi dengan jaringan internet.
·         Definisi Operasional: Batasan pengetian yang dijadikan pedoman untuk melakukan suatu kegiatan atau pekerjaan, misalnya penelitian. Oleh karena itu, definisi ini disebut juga definisi kerja karena dijadikan pedoman untuk melakasanakan sustu penelitian atau pekerjaan terntentu. Definis ini disebut juga definisi subjecktif karena disusun berdasarkan keinginan orang yang akan melakukan pekerjaan.
Contoh :
Research yang dilakukan oleh para penelitii Universitas Gunadarma terhadap 100 mahasiswanya untuk mengetahui ketertarikan mahasiwa terhadap jurusan yang mereka ambil.

·         Definisi Luas: Definisi ini merupakan uraian panjang lebar, bisa satu paragraph, satu bab, atau bisa meliputi seluruh karangan. Definisi ini diperlukan bila kita berhadapan dengan suatu konsep yang amat rumit, yang tidak bisa dijelaskan dengan kalimat yang pendek.
Contoh:
Presentation Layer
Lapisan ini melakukan hanya suatu fungsi tunggal: translasi dari berbagai tipe  sistem. Layer ini pada dasarnya adalah penerjemah, pengkodean dan pengkonversi. Teknik transfer data yang berhasil adalah dengan mengadaptasi data tersebut ke dalam format standar sebelum dikirim. Standar yang digunakan untuk mengatur presentasi grafis, film dan suara adalah sebagai berikut : PICT, TIFF, JPEG, MIDI, MPEG, QUICK TIME, RTF.

4. Bacalah surat kabar dan majalah. Cari dan temukan paragraph argumentasi yang deduktif dan induktif !
Deduktif : Akibatnya pengawasan di TPS sangat longgar, "Jadi ini harus diatasi tidak hanya melihat UU, tidak ada solusinya", katanya seusai rapat dengan RDP antara Barwaslu dan Komisi III di Gedung DPR, Jakarta kemarin. Karena itu, dia menilai harus ada keputusan politik yang dapat menyelesaikan persoalan ini. (Sindo, 13 Juni 2013)

5. Cari dan temukan paragraph atau wacana campuran : deskripsi, narasi, argumentasi, baik yang deduktuif maupun yang induktif !
Narasi adalah paragraf yang menceritakan suatu kejadian atau peristiwa.
Ciri-cirinya: ada kejadian, ada pelaku, dan ada waktu kejadian.
Contoh: Anak itu berjalan cepat menuju pintu rumahnya karena merasa khawatir seseorang akan memergoki kedatangannya. Sedikit susah payah dia membuka pintu itu. Ia begitu terkejut ketika daun pintu terbuka seorang lelaki berwajah buruk tiba-tiba berdiri di hadapannya. Tanpa berpikir panjang ia langsung mengayunkan tinjunya ke arah perut lelaki misterius itu. Ia semakin terkejut karena ternyata lelaki itu tetap bergeming. Raut muka lelaki itu semakin menyeramkan, bagaikan seekor singa yang siap menerkam. Anak itu pun memukulinya berulang kali hingga ia terjatuh tak sadarkan diri.
Deskripsi adalah paragraf yang menggambarkan suatu objek sehingga pembaca seakan bisa melihat, mendengar, atau merasa objek yang digambarkan itu. Objek yang dideskripsikan dapat berupa orang, benda, atau tempat.
Ciri-cirinya: ada objek yang digambarkan.
Contoh: Perempuan itu tinggi semampai. Jilbab warna ungu yang menutupi kepalanya membuat kulit wajanya yang kuning nampak semakin cantik. Matanya bulat bersinar disertai bulu mata yang tebal. Hidungnya mancung sekali mirip dengan para wanita palestina.
Argumentasi adalah paragraf yang mengemukakan suatu pendapat beserta alasannya.
Ciri-cirinya: ada pendapat dan ada alasannya.
Contoh: Keberhasilan domain itu memang tidak mudah diukur. Sebab, domain tersebut menyangkut hal yang sangat rumit, bahkan terkait dengan "meta penampilan" siswa yang kadang-kadang tidak kelihatan. Membentuk karakter manusia memang membutuhkan pengorbanan, sebagaimana yang dilakukan negara-negara maju seperti Jepang, Singapura, dan Malaysia. Mereka bisa maju karena memiliki banyak orang pintar dan berkarakter.

sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Bahasa
http://dickypradanaputra.blogspot.com/2012/12/peranan-dan-fungsi-bahasa-indonesia.html
http://dimasamiluhur.blogspot.com/2013/06/tugas-softskill-ke-3.html

Kamis, 02 Mei 2013

Persepsi Bunyi Choo’on Dalam Kosakata Pendidikan Bahasa Jepang

LATAR BELAKANG
Bahasa Jepang dikenal sebagai bahasa yang kaya dengan huruf, tetapi miskin dengan bunyi. Bahasa Jepang juga membedakan pengucapan panjang pendeknya vokal dan fakta ini tidak ditemukan dalam bahasa Indonesia (Dedi Sutedi, 2003:7). Bahasa Jepang memiliki pasangan vokal panjang (dalam penelitian ini akan memakai istilah choo’on) dan vokal pendek (tan’on). Tan’on terdiri dari vokal /a/, /i/, /u/, /e/, /o/, sedangkan choo’on terdiri dari vokal /a:4/, /i:/, /u:/, /e:/ /o:/. Choo’on seringkali diabaikan dan dianggap tidak penting dalam pembelajaran bahasa Jepang.   Padahal dalam bahasa Jepang, kosakata yang mengandung choo’on dan kosakata yang tidak mengandung choo’on memiliki arti yang sama sekali berbeda. Contohnya pada kata obasan yang artinya bibi diucapkan dengan vokal pendek [a] dan kata obaasan yang artinya ibu diucapkan dengan vokal panjang [a:]. Apabila sesama pembelajar bahasa Jepang salah dalam mempersepsikan bunyi vokal panjang hal ini dapat berakibat fatal, arti panjang pendek dalam bahasa Jepang memiliki arti yang berbeda. Hal ini dapat menimbulkan kesalahpahaman dalam berkomunikasi. Dengan kecanggihan teknologi komputer masa kini, kajian fonologi menjadi lebih luas dan beragam. Barbagai hal yang dulu dianggap mustahil atau sulit, saat ini, dengan bantuan komputer menjadi mungkin dan mudah. Persepsi adalah proses mengenali bentuk fisik signal bunyi berupa analog yang masuk kedalam telinga, lalu signal itu otomatis terkonversi menjadi digital untuk dapat dikenali oleh otak. Masalahnya adalah bagaimana otak dapat mengenali bunyi sebagai unit linguistik yang jelas, padahal masukan bentuk fisik signal bunyi itu berupa gelombang bunyi yang bersifat kontinue (Kushartanti dkk, 2005:241). Begitu juga dengan persepsi terhadap bunyi choo’on dapat dianalisis melalui teknologi komputer.

TUJUAN PENELITIAN

Mengetahui bagaimana kemampuan mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Jepang dalam
mempersepsikan bunyi choo’on. Mengetahui bagaimana hubungan kemampuan mempersepsi bunyi choo’on
dengan arti kosakata yang sudah dikenal.

TARGET PENELITIAN
Meneliti bagaimana kemampuan mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Jepang dalam
mempersepsikan bunyi panjang pendek.

METODE PENELITIAN
Penulis mengumpulkan data choo’on yang terdapat di dalam buku Minna no Nihongo I, Minna No Nihongo
II dan Kana Nyumon. Buku ini dipilih karena merupakan buku dasar untuk mempelajari bahasa Jepang serta
di dalamnya terdapat banyak kosakata. Data choo’on yang telah terkumpul di klasifikasikan berdasarkan
letaknya, yaitu di awal, di tengah, di akhir, diawal dan di akhir kata. Kemudian penulis menseleksinya
menjadi 45 buah kosakata. Kosakata tersebut dibaca oleh native speaker kemudian penulis merekamnya
dengan menggunakan handphone bertujuan agar suara rekaman tersebut berformat wave sehingga
memudahkan menganalisisnya kedalam program praat. Tes yang dilakukan adalah mendengarkan bunyi
choo’on dalam bentuk kata.
Dalam penelitian ini penulis menggunakan tes sebagai data penelitian. Data tes diambil dengan cara meminta
responden untuk mendengarkan kosakata dengan menggunakan alat pemutar suara (laptop) yang didukung
oleh pengeras suara (speaker). Semua data yang terkumpul diolah dengan menggunakan alat bantu komputer
program praat. Alat ini dapat secara mudah melakukan pengukuran intensitas, durasi, dan frekuensi. Dalam
pengolahan data dibuat tahap-tahapannya, yang pertama adalah tahap digitalisasi. Data dibacakan oleh
native speaker dan direkam dengan handphone. Kemudian dilakukan pengrekaman ulang dengan program
praat. Selanjutnya tahap segmentasi data, yaitu data yang telah direkam dipisah kedalam segmen bunyi.

HASIL PENELITIAN
Untuk bunyi choo’on yang terletak di awal kata, 95% responden mempersepsikan dengan benar bahwa
kosakata どうろ(douro) merupakan sebuah choo’on, sedangkan 5% responden salah dalam menjawab soal
ini.
Untuk bunyi choo’on yang terletak di tengah kata, 90% responden mempersepsikan dengan benar bahwa
kosakata ちょうきん(choukin) merupakan sebuah choo’on, sedangkan 10% responden salah dalam
menjawab soal ini.
Untuk bunyi choo’on yang terletak di akhir kata, 86% responden mempersepsikan dengan benar bahwa
kosakata ふとう(futou) merupakan sebuah choo’on, sedangkan 14% responden salah dalam menjawab soal
ini. Untuk bunyi choo’on yang terletak di awal dan tengah kata, 86% responden mempersepsikan dengan
benar bahwa kosakata れいぞうこ(reizouko) merupakan sebuah choo’on, sedangkan 14% responden salah
dalam menjawab soal ini.
Untuk bunyi choo’on yang terletak di awal dan akhir kata, 86% responden mempersepsikan dengan benar
bahwa kosakata とうけい (toukee) merupakan sebuah bunyi choo’on, sedangkan 14% responden salah
dalam menjawab soal ini.

KESIMPULAN
Bunyi choo’on memiliki panjang kira-kira dua kali lipat vokal pendeknya (tan’on). Arti panjang pendeknya
sebuah kata dalam bahasa Jepang dapat menimbulkan perbedaan makna. Hal ini harus diperhatikan agar
tidak terjadinya kejanggalan dan kekurangjelasan dalam berkomunikasi.